IBX5980432E7F390 Indonesia Jajaki Pengadaan Pesawat M-346-F untuk Kebutuhan Latih Tempur TNI AU - Militer Indonesia

Indonesia Jajaki Pengadaan Pesawat M-346-F untuk Kebutuhan Latih Tempur TNI AU


Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan menandatangani Letter of Intent (LoI) dengan perusahaan pertahanan global Leonardo bersama PT E-System Solutions terkait rencana pengadaan pesawat M-346-F. Kesepakatan awal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelatihan lanjutan sekaligus kemampuan tempur ringan bagi TNI Angkatan Udara.

Secara teknis, M-346-F merupakan pesawat jet latih lanjut yang dikembangkan dari platform M-346 Master dengan tambahan kemampuan tempur. Pesawat ini memiliki panjang sekitar 11,5 meter dengan rentang sayap 9,7 meter serta mampu terbang hingga kecepatan mendekati Mach 1,2. Pesawat menggunakan dua mesin turbofan Honeywell F124 yang memberikan performa stabil baik untuk misi pelatihan maupun operasi tempur ringan. M-346-F juga memiliki jangkauan operasional sekitar 1.200 kilometer dengan kemampuan terbang pada ketinggian hingga 45.000 kaki, menjadikannya platform yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan operasi udara.

Dari sisi teknologi, M-346-F dilengkapi sistem avionik modern berbasis glass cockpit digital, radar multi-mode yang mampu menjalankan misi udara ke udara maupun udara ke darat, serta helmet mounted display yang meningkatkan kesadaran situasional pilot. Pesawat ini juga dilengkapi sistem Embedded Tactical Training Simulation yang memungkinkan pilot melakukan simulasi pertempuran secara realistis selama penerbangan latihan. Selain itu, pesawat mendukung sistem data link dan perlindungan elektronik yang meningkatkan kemampuan interoperabilitas dalam operasi militer modern.


Dalam konfigurasi tempur, M-346-F memiliki tujuh titik cantelan persenjataan yang dapat digunakan untuk membawa berbagai jenis senjata, termasuk rudal udara ke udara, rudal udara ke permukaan, bom berpemandu maupun bom konvensional, roket, serta kanon pod kaliber 20 mm. Kemampuan ini menjadikan pesawat tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelatihan, tetapi juga dapat menjalankan misi serangan ringan, dukungan udara jarak dekat, serta operasi kontra pemberontakan dengan biaya operasional yang lebih rendah dibanding pesawat tempur utama.

Jika rencana pengadaan ini berlanjut, M-346-F berpotensi digunakan TNI AU sebagai pesawat Lead-In Fighter Trainer untuk mempersiapkan pilot sebelum mengoperasikan pesawat tempur generasi terbaru seperti Rafale. Selain itu, pesawat ini juga dapat melengkapi atau menggantikan sebagian peran pesawat latih tempur yang saat ini digunakan, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan operasi militer dengan intensitas menengah.

Penandatanganan Letter of Intent antara Indonesia dan Leonardo sendiri masih merupakan tahap awal dalam proses pengadaan. LoI merupakan bentuk pernyataan minat resmi yang membuka peluang kerja sama lebih lanjut, namun belum bersifat kontrak pembelian yang mengikat secara finansial. Tahapan berikutnya biasanya mencakup kajian teknis, negosiasi harga, pembahasan skema kerja sama industri dan transfer teknologi, hingga akhirnya penandatanganan kontrak pengadaan apabila kedua pihak mencapai kesepakatan final.

Berlangganan Untuk Mendapatkan Artikel Terbaru:

0 Komentar Untuk "Indonesia Jajaki Pengadaan Pesawat M-346-F untuk Kebutuhan Latih Tempur TNI AU"

Posting Komentar